Edu dan Staf SD Tumbuh 2 nonton bareng film The Front of The Class

10 Juli 2017, Edu dan Staff SD Tumbuh 2 memulai hari pertama beraktivitas dengan menonton film FRONT OF THE CLASS (2008) yang mengisahkan seorang pengidap Tourette Syndrom yang bersikeras tidak ingin menjadi apapun selain guru karena itulah panggilan jiwanya. Tourette Syndrom adalah sebuah kelainan syaraf otak yang membuat penderita sering tidak dapat mengontrol dirinya sehingga melakukan gerakan atau suara aneh berulang. Hal tersebut membuatnya memerlukan waktu lama untuk menyelesaikan mata pelajaran, dibully habis-habisan oleh teman-teman, gurunya di sekolah “konvensional” marah dan menempatkannya di sudut ruang menghadap belakang karena menganggap perilakunya sebagai lelucon dan permainan, psikiater menganggapnya tertekan atas perceraian orang tua mereka, ayahnya sendiri menganggap perilakunya sebagai cara untuk memperoleh perhatian, ada yang mengusulkan home scholling saja biar tak memalukan jika dilihat orang, bahkan seorang tetangga mengusulkan saran untuk mengadakan pengusiran setan. Namun syukurlah ia mempunyai seorang ibu dan sekolah baru yang menunjang ia punya pendidikan, membuat ia diterima dan diperlakukan seperti orang kebanyakan. Ia menerima Tourette syndrom sebagai bagian hidupnya, menjadi gurunya namun tidak membiarkannya menang. Tourette Syndrom tak boleh menjadi alasan menyerah untuk meraih mimpinya. Dan akhirnya, Ia terpilih menjadi “Guru Tahun Ini” karena metode mengajarnya yang terbuka dan tak hanya membuat mereka pintar saja namun juga mendidik dan menyentuh hati murid-muridnya. Bahkan tak menghentikannya mendapatkan gelar master.
Ada beberapa hal yang menginspirasi dalam film ini :
Setiap anak adalah unik dan spesial dan semuanya butuh untuk diterima. Hanya saja, caranya yang berbeda-beda. Tugas guru adalah mendidik. Bukan untuk membuat mereka pintar saja, namun bagaimana menyentuh hati mereka dengan cara yang luar biasa. (words/photo:SD Tumbuh 2)