Library (Tumbuh Primary School 3)

 

Perpustakaan didirikan sejak tahun 2012 bersama dengan berdidirikannya SD Tumbuh 3. Jika bertandang ke SD Tumbuh 3 sangat mudah menemukan perpustakaan karena terletak di bagaian depan sekolah. Inilah salah satu upaya sekolah untuk mendekatkan perpustakaan pada pemustakanya.

Perpustakaan sebagai rumah para buku begitu anak-anak menyebutnya, sejalan dengan dunia anak – anak yang penuh dengan kecerian dan kesenangan ini juga yang harus diterapkan untuk perpustakaan sekolah. Dengan iklim inklusi yang diusung Sekolah Tumbuh, perpustakaan menyajikan keberagaman bahan pustaka dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan pemustaka. Tak lupa menyuguhkan  kesan perpustakaan ramah anak yang ceria dan menyenangkan.

Perpustakaan mempunyai peran penting dalam memberi pelayanannya tidak hanya menyediakan bahan pustaka sesuai dengan kebutuhan namun juga berbagai kegiatan yang bermuara pada inklusi dan pengembangan budaya literasi anak. Mengoptimalkan perannya dalam mengembangkan fungsi penelitian, pendidikan, pelestarian, informasi dan rekreasi, sekaligus berupaya untuk mengembangkan  dan meningkatkan literasi warga sekolah.

Program Perpustakaan

Reading After School

Bosan rasanya ketika membaca buku hanya didalam perpustakaan, karena belajar itu bisa dimana saja dan membacapun bisa dimana saja. Munculah ide untuk membuat kegiatan yang menciptakan suasana membaca yang mengasyikan. Kegiatan ini bernama Reading After School yang berarti membaca sepulang sekolah, memang kegiatan membaca ini dilakukan satu bulan sekali setelah pulang sekolah. Kegiatan ini dilakukan pada hari Jum’at di minggu ke empat pada tiap bulannya. Pustakawan menyediakan buku-buku baru yang sengaja disimpan dan ditata semenarik mungkin. Agar tercipta suasana membaca yang mengasikkan pustakawan mengadakan kegiatan ini ditaman depan perpustakaan. Buku baru yang disimpan bertujuan untuk ajang promosi buku. Setelah selesai membaca biasanya anak-anak akan mendapatkan apresiasi berupa stiker. Banyak anak yang belum selesai membaca karena sudah dijemput untuk pulang, maka pada hari seninnya akan datang ke perpustkaan untuk menyelesaikan membaca. Selain menjadi ajang promosi buku, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca anak dengan suasana yang mengasyikan.

Little Librarian

Banyak anak melihat kegiatan pustakawan begitu membuat penasaran dan akhirnya ikut membantu. Dari situlah program ini dibuat, anak-anak yang ingin menjadi pustakawan kecil dikumpulkan untuk belajar bersama tentang dunia perpustakaan. Nantinya anak-anak yang mengikuti program Little Librarian sekaligus akan menjadi duta membaca bagi teman-temannya yang lain. Kegiatan yang dilakukan: mendekorasi perpustakaan, belajar menyampul, shelving, menulis dan pengenalan klasifikasi DDC

Kelas Literasi

Pada tahun ajaran 2016-2017 Sekolah Tumbuh membuat kebijakan literasi dengan mengacu pada Gerakan Literasi Sekolah. Kurikulum ini dirancang agar anak mempunyai kemampuan literasi yang baik, dengan mengenalkan perpustakaan dan juga menumbuhkan minat baca.

Contoh kegiatan

  1. Pengenalan perpustakaan, pustakawan dan pustaka
  2. Peraturan di perpustakaan
  3. Merawat buku
  4. Bermain peran
  5. Meriview Aesop (cerita fable)
  6. Storytelling
  7. Menulis
  8. Bagian-bagian buku
  9. Pengenalan Call Number
  10. Pengenalan klasifikasi (DDC)