National Curriculum (Tumbuh High School)

KURIKULUM TUMBUH HIGH SCHOOL

Tumbuh High School mengembangkan Kurikulum Nasional untuk tingkat SMP dan SMA dengan pengayaan pada isi materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak dan konteks sekolah, keluarga, masyarakat lokal, dan dunia. Dalam hal ini siswa memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan diri secara bebas, dinamis dan menyenangkan. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan pembudayaan dan pemberdayaan siswa yang berlangsung sepanjang hayat.

No MATA PELAJARAN VII Nasional VII International VIII IX X XI-XII IPS
1. Pendidikan Agama
2. Pendidikan Kewarganegaraan/Civics
3. Bahasa Indonesia
4. Bahasa Inggris
  International Mindedness          
5. Matematika/ Math
6. Ilmu Pengetahuan Alam/ Science    
  ·     Fisika          
  ·    Biologi          
  ·    Kimia          
7. Ilmu Pengetahuan Sosial/ Humanities    
  ·    Geografi        
  ·    Ekonomi        
  ·    Sosiologi        
8. Seni Budaya            
  ·    Karawitan        
  ·    Seni Pertunjukkan        
  ·    Seni Tari        
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
10. Teknologi Informasi dan Komputer/ ICT
11. Muatan Lokal            
  ·   Bahasa Jawa        
  ·   Pengolahan Pangan Lokal        
  ·   Batik        
12. Keterampilan            
  ·    General Art    
  ·    Visual Art        
13. AREA PERTUMBUHAN  I            
  * Produksi
  * Bimbingan Konseling (BK)          
  * Menulis
  * Calistung
  * Menjahit
  * Cooking Class 1
  * Bina Diri
14. AREA PERTUMBUHAN  2
  * Vokal
  * Tari
  Digital Learning
  * Bahasa Asing
  * Cooking Class 2

PROGRAM UNGGULAN

Kebijakan Literasi

Tumbuh High School percaya bahwa membaca adalah kunci bagi banyak pintu kesempatan dan pengetahuan. Karenanya, Tumbuh High School sangat mendorong para siswa dan guru untuk meningkatkan kebiasaan/tradisi membaca.

Implementasi dari kebijakan tersebut adalah:

  1. Implementasi literasi dalam semua mata pelajaran sebagai bagian dari literacy skills, termasuk di dalamnya keterampilan untuk melakukan library research, menyusun laporan dan bibliografi untuk menghindari plagiarisme.
  2. Literacy Time: waktu khusus bagi siswa untuk membaca di kelas, dilaksanakan hampir setiap hari selama 15 menit dengan pilihan bacaan yang disukai, selama materi bacaan sesuai dengan minat, usia, dan kemampuan membaca, serta tidak mengandung pornografi, kekerasan dan menyinggung isu SARA.
  3. Peringatan International Literacy Day setiap tanggal 8 September dengan berbagai macam kegiatan.
  4. Student Independent Learning adalah belajar mandiri di dalam kelas dengan dipandu oleh wali kelas/ homeroom selama 30-45 menit. Siswa dapat mengulang materi atau menyelesaikan tugas/ homework/ project yang diberikan guru.

 

Area Pertumbuhan

Area Pertumbuhan merupakan program khas Tumbuh High School yang menggeluti teman-tema seputar pengenalan dan pengembangan kepribadian dan keterampilan siswa. Area Pertumbuhan juga merupakan salah satu cara Tumbuh High School untuk mewujudnyatakan sasaran agar siswa mampu hands on, mind on dan heart on atas fenomena yang terjadi di masyarakat lokal maupun global dengan melibatkan aspek kreativitas, aksi dan pelayanan masyarakat. Kegiatan di kelas Area Pertumbuhan bersifat tematik, dilakukan sebanyak 4 jam pelajaran dalam seminggu selama satu tahun ajaran untuk semua kelas. Siswa memilih kegiatan yang ditawarkan sesuai dengan minat, bakat dan pengembangan keterampilan dirinya.

Mangrove For Life

Sebagai wujud nyata Education for Sustainable Development, Tumbuh High School  secara berkala dan konsisten, yaitu setiap akhir semester (2x setahun),  mengambil bagian secara aktif dalam aksi penghijauan dan peduli lingkungan yang berbentuk pembelian bibit dan penanaman bakau (mangrove) di Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul. Program ini merupakan program yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan program Fundraising for Mangrove.

Kegiatan Fundraising for Mangrove dilakukan sebagai bentuk penggalangan dana untuk kegiatan Caring for Mangrove. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melatih dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial (social entrepreneurship) serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan yang terintegrasi terhadap beberapa mata pelajaran (IDU)

Work Experience/ Magang

Program Magang kerja merupakan program untuk mendorong siswa belajar diluar sekolah baik itu di instansi pemerintah maupun swasta. Pengalaman merupakan salah satu pendekatan belajar yang mampu melatih ketrampilan sosial-ekonomi-budaya. Program ini dilakukan selama 10 hari belajar, tujuan dari program ini siswa dapat memperoleh pengalaman belajar dan bekerja sehingga kompetensi dalam aspek sosial, ekonomi dan kemampuan untuk memecahkan masalah dapat tercapai. Kegiatan ini merupakan program IDU  dari berbagai macam mata pelajaran.

Intensif Camp/ Interreligious Program

Intensif Camp merupakan sebuah program tahunan yang dilaksanakan selama 10 hari di luar sekolah untuk membentuk dan melatih jiwa kepemimpinan, menghargai perbedaan antar agama agar siswa menjadi pribadi unggul, mandiri, mampu mengelola keragaman dan tangguh untuk menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan komunitas.  Program ini juga merupakan aplikasi dari Interdisciplinary Unit Program (IDU  Program) antara mata pelajaran sosiologi, Pendidikan kewarganegaraan dan Pendidikan agama, sehingga  pembelajaran  tetap  terjadi,  bahkan  terlaksana  secara  intensif  dan  integratif melalui setiap kegiatan dan tugas yang diberikan.