Research

Pada bidang penelitian ini, CSIE melakukan 2 kegiatan utama, yaitu

Resource center

Pada kegiatan ini, CSIE ingin menjadi pusat sumber informasi terutama tentang pendidikan inklusi dan multikultur dalam bentuk koleksi buku, hasil penelitian, dan laporan program individual anak. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain:

  1. Mendapatkan gambaran penelitian tentang program pendampingan anak
  2. Mempunyai referensi yang dapat digunakan sebagai penyusunan program lanjutan atau program lain
  3. Mengkoleksi buku-buku tentang inklusi yang dapat digunakan sebagai referensi pengembangan program inklusi
  4. Mendokumentasikan program-program pembelajaran individu yang telah dilakukan
  5. Menyediakan informasi tentang program pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan anak

Research center

CSIE melalui bidang penelitian melakukan berbagai penelitian baik yang dilakukan secara internal maupun bekerjasama dengan pihak lain.

Penelitian internal meliputi kegiatan antara lain: Penelitian Tindakan Kelas (PTK), diskusi rutin, dan catatan refleksi pembelajaran. Adapun tujuan pelaksanaan penelitian internal adalah:

  1. Memberikan pengalaman kepada guru untuk melakukan penelitian sesuai permasalahan dan konteks yang terjadi di kelasnya
  2. Membiasakan guru untuk menemukan hal-hal kecil yang terjadi di kelas yang bermakna untuk kemudian direfleksikan dan dituliskan
  3. Memberikan wadah diskusi bagi guru tentang paradigma pendidikan inklusi

Selain penelitian internal, CSIE juga melakukan penelitian bekerjasama dengan beberapa pihak seperti mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas/universitas, serta pemerintah. (dinas/kementrian pendidikan). Penelitian yang dilakukan CSIE bekerjasama dengan pihak luar ini bertujuan untuk memberikan balikan kepada Sekolah Tumbuh tentang implementasi pendidikan inklusi yang nantinya dapat ditindaklanjuti dalam bentuk evaluasi dan program kerja.

Berikut beberapa penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Tumbuh bekerjasama dengan pihak luar:

  • Antika, Valin. (2016). Proses Pembelajaran Seni Musik Vokal di Tumbuh High School. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Anwarodhin, Fadhan. (2016). Korelasi Antara Kemampuan Siswa dalam Information Literacy Skill dengan Hasil Belajar PAI di SMP Tumbuh Yogyakarta. Skrispsi. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
  • Handayani, Tity Sari. (2016). Determinan “Shadow Teacher” terhadap Prestasi Belajar Batik Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Tumbuh Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Harmini, Ratna. (2015). Evaluasi Model Pembelajaran untuk Membentuk Sistem Pendidikan Inklusi bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SD Budi Mulia Seturan dan SD Tumbuh 2 Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.
  • Haryani, Ida. (2015). Hubungan Antara Empati dan Perilaku Bullying terhadap Anak Autis di Sekolah Inklusi. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.
  • Khairunisa, Rechika. (2015). Implementasi Program Kegiatan Belajar Mengajar Unggulan di SMP Tumbuh Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.
  • Kumara, Amitya. (2015). Survey Kebutuhan Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus di Pesisir Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Program. Yogyakarta: Yayasan Edukasi Anak Nusantara
  • Merina, Nuning. (2015). Faktor-faktor Penyebab Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar di Wilayah Kota Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
  • Sukesi, Retno. (2016). English Vocabulary Acquisition by a Young Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Learner in Tumbuh 2 Elementary School: A Case Study. Tesis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
  • Yuniasih, Ririn. (2016). Permainan Tradisional sebagai Sarana bagi Anak-Anak untuk Mengalami “Ethical Encounters”: Sebuah Studi Kasus di Sekolah Dasar di Yogyakarta. Disertasi. Australia: Monash University.