About CSIE

Center for Studies on Inclusive Education, selanjutnya disebut CSIE, merupakan salah satu divisi dari Sekolah Tumbuh di bawah payung Yayasan Edukasi Anak Nusantara yang beralamat di Komplek Universitas Widya Mataram, nDalem Mangkubumen KT III/273, Ngasem, Yogyakarta.

Sekolah Tumbuh adalah unit yang menjalankan pendidikan inklusi dan multikultur sejak tahun 2005. Dalam praktek pendidikannya, selama ini Sekolah Tumbuh mengembangkan kurikulum dan pengajaran dengan menggunakan referensi yang beragam baik yang menyangkut pedagogi itu sendiri maupun yang berkaitan dengan tahap-tahap perkembangan anak. Kemudian pada kenyataannya banyak temuan-temuan di kelas yang dapat dievaluasi dan direfleksikan yang dapat ditulis kembali dalam kerangka penelitian.

Sekolah Tumbuh ingin mewujudkan Research based practice yaitu praktek pendidikan di sekolah tumbuh yang berbasis penelitian ilmiah. Penelitian yang dimaksud di sini bisa berupa dua bentuk yaitu: a) mempraktekkan sebuah hasil penelitian pada pembelajaran di kelas, atau b) melihat praktek pembelajaran di kelas dengan kerangka penelitian ilmiah untuk kemudian ditulis dalam format jurnal ilmiah. Hasil dari penelitian yang dilakukan harapannya dapat dipublikasikan kepada masyarakat sehingga menjadi sumber belajar bersama.

Selain latar belakang di atas, sekolah Tumbuh juga ingin lebih mengoptimalkan fasilitasi semua kebutuhan anak, meliputi kebutuhan kognitif, afektif, sosial, dan perilaku. Melalaui CSIE, sekolah merancang program-program yang dilakukan sesuai asesmen kebutuhan serta bertujuan untuk memberikan dampak perubahan terhadap kebutuhan tersebut. Dari sini harapannya pembelajaran dengan memperhatikan individual differences dan education for all dapat diwujudkan.

CSIE diresmikan pada tanggal 9 Februari 2013. CSIE bergerak di bidang research (penelitian), publication (publikasi), dan training (pelatihan). CSIE diharapkan berfungsi sebagai pusat literatur atau referensi, pusat kajian/penelitian, pusat publikasi, dan pusat pelatihan di bidang pendidikan inklusi dan multikultur.

Visi CSIE

Anak tumbuh dan berkembang sebagai pembelajar yang berkarakter, menghargai keberagaman dan kearifan lokal, mencintai tanah air dan menunjukkan kesadaran sebagai warga dunia.

Misi CSIE

  • Sebagai support system bagi pelaksanaan pendidikan inklusi di Sekolah Tumbuh
  • Memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan inklusi di Sekolah Tumbuh
  • Mengembangkan kerjasama dengan berbagai stake holdersyang seiring dengan visi pendidikan inklusi

Tujuan CSIE

  • Memfasilitasi anak dengan berbagai latar belakang kebutuhan individu melalui program yang dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan
  • Menyediakan literatur dan sumber belajar untuk pengembangan kurikulum anak berkebutuhan khusus dan studi tentang multikultur
  • Melakukan kajian tentang penerapan pendidikan inklusi dan multikultur
  • Menerapkan hasil penelitian yang berwawasan global pada lingkup pendidikan yang lebih kontekstual serta sesuai kebutuhan dan tujuan lembaga
  • Mempublikasikan hasil kajian dan penelitian pada media yang dapat diakses masyarakat luas sebagai sumber belajar
  • Melakukan pelatihan baik internal maupun eksternal tentang pendidikan inklusi dan multikultur dalam rangka mewujudkan pendidikan inklusi pada lingkup yang lebih luas

Research

Pada bidang penelitian ini, CSIE melakukan 2 kegiatan utama, yaitu

a. Resource center

Pada kegiatan ini, CSIE ingin menjadi pusat sumber informasi terutama tentang pendidikan inklusi dan multikultur dalam bentuk koleksi buku, hasil penelitian, dan laporan program individual anak. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain:

  • Mendapatkan gambaran penelitian tentang program pendampingan anak
  • Mempunyai referensi yang dapat digunakan sebagai penyusunan program lanjutan atau program lain
  • Mengkoleksi buku-buku tentang inklusi yang dapat digunakan sebagai referensi pengembangan program inklusi
  • Mendokumentasikan program-program pembelajaran individu yang telah dilakukan
  • Menyediakan informasi tentang program pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan anak

b. Research center

CSIE melalui bidang penelitian melakukan berbagai penelitian baik yang dilakukan secara internal maupun bekerjasama dengan pihak lain.

Penelitian internal meliputi kegiatan antara lain: Penelitian Tindakan Kelas (PTK), diskusi rutin, dan catatan refleksi pembelajaran. Adapun tujuan pelaksanaan penelitian internal adalah:

  • Memberikan pengalaman kepada guru untuk melakukan penelitian sesuai permasalahan dan konteks yang terjadi di kelasnya
  • Membiasakan guru untuk menemukan hal-hal kecil yang terjadi di kelas yang bermakna untuk kemudian direfleksikan dan dituliskan
  • Memberikan wadah diskusi bagi guru tentang paradigma pendidikan inklusi

Selain penelitian internal, CSIE juga melakukan penelitian bekerjasama dengan beberapa pihak seperti mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas/universitas, serta pemerintah. (dinas/kementrian pendidikan). Penelitian yang dilakukan CSIE bekerjasama dengan pihak luar ini bertujuan untuk memberikan balikan kepada Sekolah Tumbuh tentang implementasi pendidikan inklusi yang nantinya dapat ditindaklanjuti dalam bentuk evaluasi dan program kerja.

Berikut beberapa penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Tumbuh:

Antika, Valin. (2016). Proses Pembelajaran Seni Musik Vokal di Tumbuh High School. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Anwarodhin, Fadhan. (2016). Korelasi Antara Kemampuan Siswa dalam Information Literacy Skill dengan Hasil Belajar PAI di SMP Tumbuh Yogyakarta. Skrispsi. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Handayani, Tity Sari. (2016). Determinan “Shadow Teacher” terhadap Prestasi Belajar Batik Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Tumbuh Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Harmini, Ratna. (2015). Evaluasi Model Pembelajaran untuk Membentuk Sistem Pendidikan Inklusi bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SD Budi Mulia Seturan dan SD Tumbuh 2 Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.

Haryani, Ida. (2015). Hubungan Antara Empati dan Perilaku Bullying terhadap Anak Autis di Sekolah Inklusi. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Khairunisa, Rechika. (2015). Implementasi Program Kegiatan Belajar Mengajar Unggulan di SMP Tumbuh Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.

Kumara, Amitya. (2015). Survey Kebutuhan Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus di Pesisir Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Program. Yogyakarta: Yayasan Edukasi Anak Nusantara

Merina, Nuning. (2015). Faktor-faktor Penyebab Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar di Wilayah Kota Yogyakarta. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Sukesi, Retno. (2016). English Vocabulary Acquisition by a Young Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Learner in Tumbuh 2 Elementary School: A Case Study. Tesis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Yuniasih, Ririn. (2016). Permainan Tradisional sebagai Sarana bagi Anak-Anak untuk Mengalami “Ethical Encounters”: Sebuah Studi Kasus di Sekolah Dasar di Yogyakarta. Disertasi. Australia: Monash University.

Publication

Bidang publikasi ini berkaitan erat dengan bidang penelitian. Dalam program kerja CSIE, bidang publikasi bertujuan untuk menerbitkan hasil karya pada bidang penelitian. Dengan publikasi ini diharapkan bahwa implementasi pendidikan inklusi dan multikultur di Sekolah Tumbuh dapat diakses oleh masyarakat luas. Publikasi yang dimaksud antara lain adalah hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), laporan program, dan tulisan refleksi guru. Selain itu, Sekolah Tumbuh juga mempublikasikan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang mencerminkan pendidikan inklusi melalui web sekolah dan media sosial. Melalui publikasi, baik ilmiah maupun yang bersifat berita, CSIE dan Sekolah Tumbuh ingin turut serta memberikan warna pada dunia pendidikan di Indonesia dan juga dunia global.

Berikut beberapa karya CSIE yang telah dipublikasikan:

Andriana, Elga & Rosada, Admila. (2010). The Museum Project: An Interdisciplinary Approach of Social Studies for Multiage Grade 4-5. Presentation Paper. Jakarta: The Association of National Plus School.

Andriana, E., & Rosada, Admila. (2015). The Biotechnology for Young Learner: Empowering Gifted Children to Bring Access to Science Knowledge in Inclusive Classrooms in Indonesia. Proceedings. 1st International Conference on Special Education (ICSE), Bangkok, Thailand: SEAMEO SEN.

Rosada, Admila., & Oktafiana, Sari. (2013). Learning Inclusive Values toward Inclusive Society: A Study to Evaluate How Inclusive School Community Conducts Inclusive Education In Promoting Inclusive Values. Proceedings. The 10th Biennial Conference of Asian Association of Social Psychology, Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University.

Rosada, Admila. (2012). I am not A Bully, I am A Buddy: sebuah Program Penanganan Bullying di SD Tumbuh 2 Yogyakarta. Proceedings. Temu Ilmiah Nasional, Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University.

Widosari, Wahyu., & Rosada, Admila. (2013). Biotechnopreneurship: An Introduction of Biotechnology and Entreprenuership Program in Addressing Behavioral Problems of Gifted Children from Tumbuh Elementary School, Yogyakarta, Indonesia. Proceedings. International Conference on Education, Research, and Innovation, Yogyakarta, Indonesia: Yogyakarta State University.

Training

Bidang pelatihan di CSIE ini merupakan support system bagi Sekolah Tumbuh secara internal sekaligus dapat diakses oleh pihak luar yang hendak mengembangkan wawasan berkait dengan pendidikan inklusi dan multikultur. Adapun tujuan dari bidang ini antara lain:

  1. Memberikan fasilitasi tentang dasar filosofi pendidikan inklusi serta pengembangannya dalam implementasi dalam pembelajaran
  2. Memberikan refleksi dan penguatan penerapan inklusi di sekolah tumbuh
  3. Memberikan wacanapendidikan inklusi yang telah dilakukan oleh Sekolah Tumbuh kepada masyarakat luas

Berikut beberapa pelatihan yang dilakukan oleh CSIE:

  1. Pelatihan bagi Edukator dan Staf
  2. Pendidikan inklusi dan multikultur
  3. Pelatihan keTUMBUHan
  4. Learning and Teaching: Differentiated Learning, Integrated Learning.
  5. Pelatihan bagi Siswa
  6. Motivational Session
  7. Sex education
  8. How to deal with friends and new situation
  9. Pelatihan bagi Orangtua
  10. Pendidikan inklusi dan multikultur
  11. Mengenali dan mengembangkan bakat anak di sekolah inklusi
  12. Fasilitasi ODHA di sekolah inklusi
  13. Pelatihan bagi Masyarakat
  14. Pendidikan inklusi dan multikultur
  15. Pengembangan kurikulum di sekolah inklusi
  16. Menciptakan lingkungan inklusif